Pagi tadi, saat orang-orang di sekitar kampuz berkeliaran mengurusi urusan masing-masing. Seorang teman memintaku untuk sedikit membantu mengangkat dan menyusun meja kursi buat sebuah kegiatan. Saya masih berpikir kegiatan apa tersenut. sesaat akhirnya ku tahu, ini kegiatan donor darah. Sedikit terbersit di benakku yang agak kotor ini untuk menymbangkan darahku.
Tapi, dari sedikit pikiran itu, lebih banyak bagian dari pikiranku yang menuntunku untuk tidak melakukan itu. Kupaksakan, kulawan ingin itu. maklumlah, pertama kali saya berpikiran untuk mencoba berhadapan dengan jarum suntik yang akan menghisap darahku seperti edward cullen di film twilight. Akhirnya dengan kebulatan niat dan tekad untuk mencoba, sampailah saya di pembaringan tempat eksekusi penghisapan darah itu.
Gugup, takut mungkin itu sedikit perasaan yang hinggap seperti berkecamuk dalam kepalaku. Tanganku menggigil, badanku tegang. Entah apa yang kutakuti. jarum suntikkah? Ah, aku tak tahu. Mengobati sedikit tegangku, kucoba mengajak petugas yang akan mengeksekusi lengan kiriku. Dia ternyata sudah lebih dua tahun bekerja menghisap darah.
Tegang semakin memuncak ketika sang petugas sudah memulai eksekusinya. Lenganku dibebat ketat, tangannya meraba lenganku mencari letak saluran darahku. Perasaanku saat itu hanya takut. Entah takut karena darahku yang kotor akan dihisap, atau ketakutan akan jarum suntik yang tajam. Kutunggu saat jarum itu melewati kulit ariku.
Tiiiiik, seperti itulah pikiranku terkejut merasakan jarum itu menembus masuk melewati kulitku, menembus urat nadiku. Hah!!! Kaget terasa dalam hati. Ternyata begini sakitnya ketika darahku terhisap. Dalam pikiranku yang jahiliah tadi,terpikir bahwa sakit yang dirasakan melebihi sakitnya ketika dulu waktu dokter-dokter mengambil sedikit kulit dibagian terlarangku.
Selama waktu darahku terhisap jarum yang terhubung selang menuju sebuah kantongan kecil, dalam hati dan pikiranku terus berkecamuk. Kemana darahku ini akan pergi?
Ternyata sakit yang secuil ini bisa membuat banyak orang terselamatkan dari penyakit.
Huh, tak akan takut lagi dengan sakit itu. Semoga dunia tau, secuil sakit itu menyelamatkan banyak penyakit.
^_^
Senin, 2009 Februari 09
DONOR DARAH : secuil sakit yg mengobati banyak penyakit...
Label: curhat..
Diposkan oleh farieD di 08:16 1 komentar
Senin, 2009 Januari 19
Senin, 2008 Desember 29
Selasa, 2008 September 23
Sahur on the road. Ibadah atau sekedar hura-hura?
Akhir-akhir ini, marak terjadi berbagai kegiatan ramadhan seperti sahur on the road. Banyak kelompok-kelompok berlomba-lomba membuat kegiatan ini. Tapi, yang saya agak sedikit sanksikan, konsep memang ingin beramal. Mungkin seperti membagikan makanan di pinggir jalan. Tapi agaknya berbeda. Seperti hanya adu gengsi. Kadang SOTR dipaksakan ada. Mungkin jika kelompok lain bikin, eh kemudian besoknya kelompok lainnya bikin untuk menandingi. Biasa juga SOTR dinilai semarak jika dalam acarnya ramai, banyak yang ikut, arak-arakannya panjang. Saya agak pusing, niatnya ingin beramal atau Cuma adu gengsi. Seperti malam minggu kemarin, terlihat jika kayaknya semua orang berkumpul di jalanan. Mulai dari anak sma sampai orang tua ingin ikut dalam SOTR ini. Mereka hanya pikirkan bagaimana arak-arakannya seeru. Pawainya asik. Tapi esensi sebenarnya dari SOTR itu sebenarnya hanya makan sahur bareng dan berbagi dengan yang tidak mampu. Bayangkan saja, masa sih klo kita sahur harus ada mobil container yang diatasnya diisi alat-alat music. Dimana hubungannya dengan sahur? Okelah jika kita ingin membangunkan orang untuk makan sahur. Namun, tidak usah berlebihan lah. Tidak usah pakai suara motor yang meraung-raung. Yang ada hanya mengganggu telinga orang-orang yang ingin beribadah shalat lail. Inilah yang kadang menyesakkan pikiran saya. Jika tujuan utama kita adalah beribadah, maka tidak usah berlebihan lah. Cukup dengan berbarengan ke panti asuhan. Terus kita makan bersama anak yatim. Dan tidak usah pakai pawai keliling kota. Tapi muungkin itu sebailiknya jika kita punya tujuan lain. Maaf klo ada salah kata deh.. Peace^_^
Label: curhat..
Diposkan oleh farieD di 09:53 0 komentar
Senin, 2008 September 01
Aku Bukan Siapa-siapa
angin segar itu menyambar diri
sekejap raga tersentak rasa
benak meletup seakan mati
aku mimpi ini cinta
ingin aku mengatakannya
jiwa berontak menyalak
namun aku bukan pujangga
aku takut berteriak
ribuan batu hambat jalanku
bak putaran kehidupan nyata
mengapa ini datang padaku?
saat aku bukan siapa-siapa
kendari, akhir juli 2008
Label: poem
Diposkan oleh farieD di 14:38 0 komentar
Jumat, 2008 Juli 25
dunia yang tak berpihak
aku..
badanku..
hatiku..
menyatakan rasa..
namun..
dunia..
takdir..
berkata lain..
adakah aku berbeda?
ataukah dunia yang tak berpihak?
kuingin maki dunia
namun hak kutak punya
alam mungkin tak berpihak
tekadku tak boleh retak
walau kaki tak berpijak
ditengah keramaian sepi, 190708
Label: poem
Diposkan oleh farieD di 09:23 0 komentar
Selasa, 2008 Juli 08
kolaborasi gila bersama kawan chichau
bginilah kawan...
chatting sy dengan tmn chichau...
chicau vladimir: kuhanya mampu merangkai kata biasa
chicau vladimir: karena kubukan pujangga
chicau vladimir: sehebat guru tervinta
chicau vladimir: sehebat guru tercinta
lookingup: walaupun kau anggap aku sebagai gurumu
lookingup: namun
lookingup: kemampuanku hanyalah sebatas guru
lookingup: yang tak mampu melebihi kemampuanmu
chicau vladimir: karena engkau guruku
chicau vladimir: maka terimalah hormatku
chicau vladimir: moga engkau sudi menerimaku
lookingup: simpanlah hormatmu itu
lookingup: hormatmu hanyalah untuk bundamu
lookingup: dan sang Penciptamu
chicau vladimir: dimana kutaruh sopankuj
chicau vladimir: ketika kutak hormat pada yang memberi ilmu
chicau vladimir: karenanya
chicau vladimir: dengan segala kerendahanku
chicau vladimir: terimalah permohonankuj
chicau vladimir: tuk menjadikan diriku
chicau vladimir: muridmu
lookingup: apakah dunia ini berubah datar
lookingup: sampai manusia hilang sadar
lookingup: jangan2 tlah terjadi makar
lookingup: sukar!!!
chicau vladimir: sukar memang memaknai hidup
chicau vladimir: dimana kita sering kalap
chicau vladimir: melupakan cinta demi gemerlap
chicau vladimir: hingga semua berubah gelap
chicau vladimir: dan tak dapat kita kecap
lookingup: gelappun dapat berubah terang
lookingup: hingga dunia tak ada perang
lookingup: agar tak terkungkung dalam kerang
lookingup: agar hati tak berkata curang!!
chicau vladimir: adilkah dunia tanpa perang
chicau vladimir: adilkah cinta tanpa belang
chicau vladimir: lantas kemana semua menghilang
lookingup: aku tak tau aku ini apa
lookingup: tak mendengar tak jua merasa
lookingup: apakah aku harus bertanya?
lookingup: dimanakah dunia?
chicau vladimir: dunia tempat kita berpijak
chicau vladimir: dimana kaki jeli menapak
chicau vladimir: sisa kehidupan yang enggan nampak
lookingup: salahkah kaki sedang melangkah
lookingup: tetapi hati tetap beralih
lookingup: dan suara tetap berdalih
chicau vladimir: tanpa sadar ku tetap melangkah
chicau vladimir: tak tentu arah
chicau vladimir: tanyakan raga kemana entahlah
chicau vladimir: tanyakan jiwa merana entahlah
chicau vladimir: yang kutahu kepalang basah
chicau vladimir: wlau perih terasa biarlah
lookingup: alangkah penuh senang dihati
lookingup: walau perih tak terperi
lookingup: dunia terrasa sepi
lookingup: ketika cinta tak disisi
chicau vladimir: ketika cinta tak dihati
chicau vladimir: seolah bunga sedang tak berseri
chicau vladimir: matahari seperti enggan menyinari
chicau vladimir: pelangi seperti tak berwana warni
lookingup: mengapa selalu ada yang pergi?
lookingup: ketika batin sedang bersemi
lookingup: bisakah perih terobati?
lookingup: kala sepi itu datang lagi
chicau vladimir: ada yang datang ada yang pergi
chicau vladimir: ada hidup ada mati
chicau vladimir: dimana mati bukanlah pergi
chicau vladimir: hanyalah berpindah pada lain diri
lookingup: ketika goresannya telah berpindah
lookingup: adanya hati tetap gundah
lookingup: jiwa ini seakan luluh
lookingup: hanya ingin teriak sudah!!!!
chicau vladimir: ketika kembali tergores rindu
chicau vladimir: hati seakan pilu
chicau vladimir: rindu cinta disisiku
chicau vladimir: rindu indah kasihmu
lookingup: kadang rindu itu indah
lookingup: saat sejuk terasa gerah
lookingup: hujanpun laksana cerah
lookingup: bagai cinta dalam darah yang merah
chicau vladimir: aneh memang cinta
chicau vladimir: terkadang mereka mengharap iba
chicau vladimir: kepada orang yang dicinta
chicau vladimir: namun cinta
chicau vladimir: tak ayal memberi luka
chicau vladimir: namun perihnya
chicau vladimir: tetap membawa ceria
lookingup: adakah jiwa tanpa cinta??
lookingup: tanpa cinta
chicau vladimir: tanpa cinta dunia terasa hampa
chicau vladimir: seakan tak ada kehidupan
lookingup: tapi
lookingup: haruskah dunia penuh cinta
lookingup: disaat dunia butuh mimpi
lookingup: mimpi yang indah akan cinta
chicau vladimir: cinta dan mimpi adalah suatu hal yang berbeda
chicau vladimir: dimana mereka berbeda bahasa
chicau vladimir: hingga akhirnya terpisah
chicau vladimir: diantara dua muara
lookingup: aku hanya penyamun cinta
lookingup: yang berguru pada sang pemimpi
lookingup: dengan harap tanpa derita
lookingup: agar ada yang memberi
chicau vladimir: dapatkah ku berhenti sejenak
chicau vladimir: dari segala terik
lookingup: namun hati seakan tercekik
lookingup: dengan jiwa yang memekik
Label: puisi bodoh
Diposkan oleh farieD di 08:38 0 komentar



